Lacoco: Brand Yang Bikin Saya Naksir Dengan Skincare Local

One plus side, saya melihat hasilnya hanya dengan satu kali penggunaan. Wajar sih banyak yang segitu sukanya sama produk ini karena it does what it claims! Sayangnya nih, saya agak kurang suka sama rasa lengket dari produk ini. Spray wajah ini mengandung aloe vera, willow bark, polyglutamic acid, Jeju lava sea water, dan Jeju flower complex, dan rasanya too good to be true! Kandungan BHA dari willow bark dengan PGA ini harusnya bikin kulit tampak cerah dan lembap, plus bisa digunakan dengan cara disemprotkan maupun sebagai pembersih wajah. Saya lebih suka menggunakan produk ini sebagai pembersih karena mist ini memberikan rasa lengket setelah disemprotkan. Tapi overall, produk ini cukup oke sih untuk melembapkan kulit. Baru kali ini saya dengar produk lokal yang mengeluarkan eye serum, bahkan mengandung peptide dan macid acid! Dari seluruh produk LACOCO, saya paling suka sama produk ini. Teksturnya gel ringan, tapi lembapnya semalaman! It’s too early to say the result, tapi saya suka banget sama efek melembapkannya.

Nada mengungkapkan bahwa kadang kita harus melawan dengan pendidikan. Maka dari itu Lacoco hadir dengan solusi skincare yang terjangkau dan mengandung bahan aktif yang memberikan hasil nyata. Selain itu kita juga memberikan edukasi mengenai kulit dan skincare. Jadi Lacoco ingin mulai mengubah mindset orang-orang mengenai kulit yang ‘sempurna’. “Perempuan sering kali berhadapan dengan masalah kulit dan panik sekali untuk segera menyelesaikan masalah tersebut. Lacoco menegaskan bahwa kulit berjerawat itu normal, keriput itu normal, intinya flawless skin doesn’t exist! Sudah nggak jaman deh mikir kulit putih, mulus, bebas jerawat dan kerut itu adalah sesuatu yang sempurna dan bisa dimiliki semua orang. Menurut Lacoco, kulit yang sehat itu yang achieveable dan maintenanceable,” imbuh Nada. Lacoco menghadirkan basic skincare yang bermanfaat untuk menjawab kebutuhan kulit orang Indonesia seperti Lacoco Watermelon Glow Mask, Lacoco Aloe Vera Soothing Mist yang diperkaya aloe vera dari Meksiko, Lacoco Intensitve Treatment Eye Serum dengan kandungan peptide, Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask dengan lumpur dari Pulau Jeju, dan Lacoco Hydrating Divine Essence.

Jujur, saya awalnya agak pesimis sama kualitas produk skincare lokal sampai dulu agak malas mencoba produk skincare lokal. Namun, ada satu brand yang bikin saya jatuh hati yaitu Lacoco! Sejak 2017, saya sering melihat brand dari Lacoco ini mondar-mandir di Instagram saya. Jujur sih nggak tertarik karena saya sangat pesimis dengan kualitas skincare lokal. Sampai akhirnya saya berkesempatan untuk berbincang dengan Nada, Brand Officer dari Lacoco. Yuk, kita simak cerita-cerita dari brand ini! “Lacoco diambil dari kata coconut dengan filosofi sebatang pohon untuk segala manfaat. Sehingga Lacoco sendiri diformulasi dengan bahan-bahan alami berkualitas tinggi, melalui penelitian yang berkualitas juga, untuk memberikan solusi skincare bagi Indonesia. Jujur nih, Lacoco prihatin banget dengan maraknya produk skincare abal-abal yang ada di pasaran Indonesia. Produk itu biasanya nggak punya ijin BPOM dan mengandung bahan-bahan kimiawi berbahaya seperti merkuri. Selain itu overclaiming di Indonesia juga berhasil menggaet orang-orang dan laris di pasaran, tanpa mengedukasi si pengguna mengenai dampak buruk dari produk tersebut,” ungkap Nada.

Masker ini juga heboh banget di Instagram dan FD Apps, ternyata super nampol! Kandungan bamboo charcoal, jeju clay, apricot scrub, freen tea, dan cactus ini bisa ngasih efek super dingin di kulit. Jujur, I am not a fan-tapi buat yang kulitnya super tebal dan berminyak, masker ini enak banget. I’ll give this mask for my boyfriend karena dia ketagihan banget sama sensasi dinginnya. Kayaknya produk yang satu ini bisa dibilang underrated deh? Essence dengan tekstur gel ini mengandung vitagen, melazero, lidah buaya, dan polyglutamic acid. Meskipun klaim mencegah tanda penuaan, mencerahkan wajah, dan memudarkan flek hitam ini belum tampak, tapi essence ini cukup hebat untuk urusan melembapkan kulit. Plus, botol rose gold-nya bikin saya jatuh cinta banget! Nah, setelah 2 minggu mencoba produk Lacoco, saya jadi yakin sih sama kualitas skincare Indonesia. Ternyata Lacoco berhasil menghadirkan produk skincare berkualitas, yang nggak cuma sekadar “bisnis”, tapi memaang terlihat hasilnya. Saya rekomendasikan banget produk-produk Lacoco ini jika kamu memiliki keterbatasan dana tapi tetap ingin tampil dengan kulit terawat. Saat ini produk Lacoco bisa dibeli di Beauty Studio By Female Daily. Semoga Lacoco ke depannya bisa terus mengedukasi tentang kulit dan skincare, dan tentunya terus menghadirkan produk baru yang inovatif dan solutif ya!

Lacoco juga punya produk perawatan tubuh dan organ intim perempuan lho! Seluruh produk Lacoco sudah tersertifikasi dan mempunyai ijin BPOM dan aman digunakan oleh semua orang, bahkan untuk anak remaja usia 14 tahun. Wah, seru banget kan konsep Lacoco? Jadi, nggak ada alasan lagi untuk nggak pakai skincare lokal karena sekarang secara visi misi dan kualitas sudah banyak yang bagus. Kamu bisa mencobanya dan menggunakannya secara konsisten, biar kelihatan hasilnya. Nah, ada beberapa produk Lacoco yang sudah saya coba yaitu Watermelon Glow Mask, Aloe Vera Soothing Mist, Intensive Treatment Eye Serum, Amazonian Charcoal Glow Mask, dan Hydrating Divine Essence. Watermelon Glow Mask merupakan sleeping mask yang digunakan selama semalaman untuk menjaga kelembapan wajah selama tidur. Diperkaya dengan ekstrak semangka, pisang, polyglutamic acid, dan evening primrose, masker ini diklaim mampu mencerahkan kulit wajah jika digunakan 3 kali seminggu. Saya pribadi senang sekali waktu tahu produk ini mengandung polyglutamic acid karena PGA lebih efektif daripada hyaluronic acid!

Dapat memberikan efek instant glow. Membuat kulit hydrated dan calm. Sudah terdaftar di BPOM. Aromanya enak, soft, dan tidak menyengat. Teksturnya light dan tidak greasy. Mudah di-blend di wajah. Packaging-nya fancy dan kokoh. Membuat kulit lebih kenyal. Butuh waktu agak lama untuk meresap ke kulit. Moisturizer yang satu ini dirancang untuk kulit sensitif. Teksturnya ringan dan berupa gel. Produk ini diklaim mampu membuat kulit bebas iritasi dan cerah secara alami. Di dalam pelembap ini terdapat hyaluronic acid untuk menjaga kelembapan kulit. Ada juga ekstrak licorice dan chamomile untuk mengatasi kemerahan dan iritasi. Bebas alkohol dan sulfat, Anda yang berkulit sensitif bisa menggunakannya. Memberikan efek hidrasi pada kulit. Teksturnya ringan, cepat meresap, dan tidak berat. Dapat mengontrol produksi sebum di wajah. Memberikan efek sejuk pada kulit. Dapat memudarkan jerawat dan redness setelah pemakaian dua bulan. Packaging-nya tidak bulky, cocok dibawa travelling. Kemasannya tube, sehingga terjaga kehigienisannya. Dapat menyebabkan rasa tingling. Berisiko menyebabkan closed comedones.

Hindari pula produk dengan bahan fermentasi seperti galactomyces. Untuk perawatan kulit, sebaiknya Anda menggunakan skincare yang mengandung propolis, BHA, dan ekstrak teh hijau. Pada bagian ini, kami akan menyajikan beberapa rekomendasi skincare terbaik untuk fungal acne. Anda bisa memilihnya dengan mempertimbangkan kegunaan dan komposisinya. Somethinc mengeluarkan serum yang mengandung AHA, BHA, dan PHA untuk mengeksfoliasi sel kulit mati, membersihkan pori-pori, menyamarkan bekas jerawat, mencerahkan kulit, dan menjaga kelembapan kulit. Terdapat pula niacinamide untuk meredakan kemerahan dan jerawat. Produk berlabel fungal acne ini telah terdaftar di BPOM, sehingga dipastikan aman. Produk ini cocok untuk semua jenis kulit pengguna usia 17 tahun ke atas. Tidak ada scent yang aneh dan menyengat. Dapat mengecilkan pori-pori dan mengurangi komedo. Memberikan efek lembap pada wajah. Bisa mengangkat kulit mati. Warna kulit lebih merata setelah penggunaan satu bulan. Teksturnya cair, tidak berat, tidak lengket, dan mudah meresap. Tahan lama, bisa digunakan sampai beberapa bulan. Dapat menimbulkan jerawat apabila kurang cocok.

Leave a Comment