Natural Skincare Dan Udara Sehat Untuk Rehat Jiwa Raga

Pulangnya, saya langsung bersih-bersih. Sorenya oke, cuci muka dulu pas mandi. Malamnya, cuci muka lagi dan pakai micellar water biar makin bersih. Malamnya, saya pakai toner, essence, serum mata, dan ampoule. Jeda sebentar. Lalu, lanjut oles The Twin Cream dan sleeping cream. Sebentar, The Twin Cream, apa itu? Saya suka natural skincare, apalagi yang probiotic skincare. Kebetulan, kulit saya adalah kulit kombinasi, gabungan antara kulit normal, kering, dan sensitif. Biasanya terasa paling berminyak di area T-zone.

Nah, The Twin Cream adalah salah satu natural skincare-nya. Hampir seminggu pemakaian, hasilnya mulai terlihat. Tidak instan sih, apalagi saya masih bolong-bolong skincare-an. The Twin Cream ini keluaran produk lokal eBright Skin asal Bandung, Jawa Barat. Propolis Advanced Luminous Cream dan Matcha O’Cica Soothing Cream. Apa saja kandungannya? Yuk bedah bareng! Krim natural skincare ini mengandung Lactobacillus/Milk Ferment Filtrate. Kandungan tersebut berperan sebagai probiotik. Sehingga, bisa menghidrasi kulit saya tanpa minyak berlebih. Probiotiknya memang bermanfaat di kulit.

Menurut beberapa penelitian, probiotik punya bakteri sehat yang dapat menyeimbangkan pH kulit dan melindunginya dari radikal bebas. Niacinamide 4% (Vitamin B3) yang memperkuat skin barrier dan mencerahkan kulit. Turmeric alias kunyit sebagai antioksidan dan pelindung kulit dari sinar UV. Propolis sebagai antimikroba dan anti-radang. Hyaluronic acid yang melindungi kadar air di lapisan kulit dan mengunci kelembabannya.

Vitamin E yang dapat membantu pembentukan kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit. Vitamin C yang bisa mengurangi keriput dan tanda penuaan dini. Arbutin, nah ini baru tahu, kandungannya bisa mengatasi hiperpigmentasi dan kulit kusam. Kefir, selain dikonsumsi, juga bisa meremajakan kulit, melawan radikal bebas, dan berperan sebagai probiotic skincare. Di jar, tekstur krimnya kental dan gampang geser.

Tapi pas dioles ke wajah, teksturnya lembut dan cepat meresap. Wah dikipas sedikit langsung kering sih. Jadi gampang pas ditimpa sleeping cream. Agar adem, coba deh masukkan ke kulkas. Percaya, tekstur krimnya bakal lebih kental. Oh iya, krim ini masih cocok untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan remaja usia 14 tahun ke atas.

Karena, selama ini saya lebih banyak beraktivitas di halaman rumah. Mulai dari berkebun, olahraga, hingga mengurus kucing. Semua aktivitas ini membuat saya bolak-balik keluar rumah, gampang keringatan dan wajah gampang lengket. Hari Minggu lalu, akhirnya saya jalan-jalan sebentar ke Villa Mutiara Gading 2 di Karangsatria.

Di sana, terdapat kawasan komersial yang di belakangnya ada lapangan terbengkalai. Sekitar 10 tahun lalu, di sana belum ada McD dan Burger King. Hanya lapangan kosong yang sering ditumbuhi alang-alang. Jadi, saya ingin lihat lagi alang-alangnya. Saya parkir motor di pinggir jalan. Masih aman kok, karena ada penjual kaki lima yang menyewakan tikar ke pengunjung. Jadi, bapak penjualnya bisalah awasi motor saya hehe. Terlalu sering di rumah, jalan kaki lebih jarang. Tapi, saya masih bisa lacak jumlah langkah di Apple Health. Aplikasi tersebut sangat membantu saya untuk mengukur seberapa sering tubuh aktif bergerak. Tidak jauh dari parkiran, ada jalan setapak mengarah ke belakang Burger King.

Saat dioles, krimnya cepat meresap. Tekstur krimnya kental, berwarna hijau seperti matcha. Di kulit kaki, efeknya lebih tenang berkat kandungan aloe vera dan Centela asiatica. Di area T-zone, krimnya terasa dingin di wajah. Dari segi hidrasi, oke ini mah! Matcha O’Cica Soothing Cream cocok untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan remaja di atas 14 tahun. Untuk saya yang berkulit kombinasi, krim ini mantul, mantap betul.

Untukmu yang punya masalah kulit berjerawat, kulit berminyak, kulit kering, dan kulit peradangan, Matcha O’Cica Soothing Cream layak coba. Kenapa aman buat ibu hamil, ibu menyusui, dan remaja? Hampir dua tahun saya pakai natural skincare, bahannya aman untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan remaja. Sebabnya, bahan yang digunakan bebas dari alkohol, parfum/pewangi, dan paraben (beserta turunannya). Selain itu, produk natural skincare tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, steroid, dan sejenisnya. Hal yang penting, eBright Skin dan produk natural skincare lainnya yang saya pakai, tidak menggunakan hewan sebagai alat percobaannya. Kebetulan eBright Skin ini berinovasi menggunakan bahan probiotik seperti kefir. Akhirnya ketemu lagi produk natural skincare seperti eBright Skin. List produk lokal natural skincare saya bertambah deh! Lumayan banget bisa bantu usaha produk skincare lokal. Kapan nih jalan lagi? Belum tahu kapan, yang jelas pulang dari jalan-jalan, saya bakal lebih aware juga sih sama perawatan kulit. Tetap patuh protokol kesehatan. Kenakan masker agar terlindung dari paparan virus. Masker juga melindungi paru-paru dari polusi udara dan debu menempel di wajah.

Untukmu yang punya masalah kulit kusam, flek hitam (di lingkar bawah mata saya ada huhu), kulit kering, dan tanda penuaan dini, bolehlah dicoba. Krim ini cocok untuk semua jenis kulit ya! Bright Skin tahu banget ya minuman favorit saya, matcha. Sampai-sampai ada probiotic skincare sekaligus natural skincare seperti Matcha O’Cica Soothing Cream. Saya punya radang di kulit kaki, gateelll! Apalagi setelah kena air dan gesekan sandal karet. Pernah periksa, ini dermatitis. Apakah krim ini bisa saya gunakan? Matcha untuk mengecilkan pori-pori, mengontrol minyak berlebih, dan mengurangi jerawat. Centela asiatica alias pegagan yang bisa menenangkan kulit, merangsang regenerasi kulit dan menghilangkan jerawat. Niacinamide mampu memperkuat skin barrier dan mencerahkan kulit. Aloe vera atau lidah buaya dapat mengurangi peradangan dan menghidrasi kulit. Madu sebagai anti-inflamasi dan antimikroba. Hydrolyzed hyaluronic acid dapat membentuk kolagen agar kulit lebih elastis. Vitamin E sebagai zat yang meningkatkan elastisitas kulit. Kefir, ada lagi nih probiotiknya, perannya untuk meremajakan kulit dan melawan radikal bebas.

Hanya ada lapangan kosong, rumput liar, dan sampah plastik. Pas saya menoleh ke belakang. Excited dengan cuaca hari itu! Saya pikir, santailah solo travelling selama masih ada orang ini. Soalnya, ada segerombol remaja yang merayakan ulang tahun dan anak-anak bermain bola di lapangan sebelah. Saya memotret pemandangan langit, bunga liar, alang-alang, dan sesekali rekam video. Hakekat jalan sore ke lapangan kosong. Keliling lebih asyik karena mindful dengan keadaan sekitar. Merasakan udara sore, mendengar suara-suara, sampai ke menapaki jalan berumput. Buat saya, sehat jiwa dan raga sih saat itu. Pikiran mindful atau sadar sini-kini mampu alihkan overthinking dan PTSD saya. Umumnya ketika larut dalam pikiran kalut, biasanya kulit di area wajah menjadi lebih kusam dan agak mengerut. Apalagi, saya hampir kepala tiga, sekitar 26 tahun lah. Rawan sekali muncul kerutan di area dahi, antara dahi dan hidung, garis senyum, dan lingkar bawah mata. Bukannya takut menua, tapi hanya ingin aging well dan terawat begitu loh, gimana sih?

Q : Bagaimana jika saya tidak yakin dengan produk B ERL WoW Lightening Facial Serum (FS)? A : Anda boleh menggunakan produk lain yang dipercaya. Kami tidak memaksa kamu untuk menggunakan produk kami. Karena sejatinya semua pilihan ada di tangan kamu. Q :Apa perbedaan dari serum wajah dan cream wajah? A : B ERL Facial serum dan cream wajah memiliki perbedaan yang signifikan. Dari segi tekstur, serum memiliki tekstur yang lebih cair, lembut & ringan sehingga memudahkan zat-zat penting cepat meresap kedalam kulit. Selain itu B ERL Facial Serum juga menggunakan tambahan bahan Aktif WoW Capsule yang di Import Langsung dari Korea yang mampu mencerahkan kuit wajah dari dalam serta melindungi kulit wajahmu dari zat radikal bebas. Sedangkan cream memiliki tekstur yang lebih creamy dan padat sehingga kandungan yang terdapat di dalamnya membutuhkan waktu untuk bisa meresap sempurna ke dalam kulit. Namun untuk bagian luar, cream wajah akan lebih cepat nampak perubahan.

Leave a Comment