Apa Sih yang Menjadi Pertimbangan Dalam Memilih Skincare

Hydrating Divine Essence dengan kandungan Vit C dari Vitagen dan Aloe Vera dipercaya dapat mencerahkan, melembapkan sekaligus melawan tanda penuaan dini. Nah, manfaat point terakhir ini yang jadi goal saya. Amazonian Charcoal Glow Mask. Mampu membersihkan wajah hingga ke pori sehingga komedo yang terperangkap didalamnya ikut terangkat.

So, tekstur kulit wajah jadi terasa lebih halus. Masker ini juga juara banget menyerap minyak berlebih pada wajah tanpa membuat kulit jadi kering. Hydrating Divine Essence. Manfaat yang ditawarkan sama seperti produk essence lainnya yakni membantu mencerahkan wajah, menjaga kelembapan wajah serta melawan penuaan dini.

Dan Bedanya Lacoco Hydrating Divine Essence ini terletak pada bahan yang digunakan yakni menggunakan bahan alami dan teruji secara klinis manfaatnya. Seperti kandungan vitagen dan melazero yang menurut penelitian dapat mencerahkan wajah secara signifikan. Melazero juga mampu memudarkan hiperpigmentasi seperti bekas jerawat, flek hitam atau bekas luka pada wajah. Kandungan lidah buaya pada essence ini juga berfungsi sebagai pencegah inflamasi dan iritasi.

Pertimbangan Dalam Memilih Skincare

Semakin menjamurnya produk skincare, maka kita harus bijak memilih produk skincare yang aman untuk kesehatan kulit wajah. Setiap kali hadir dalam event beauty, narasumber-nya selalu mengatakan bahwa pilihlah produk yang aman dan teruji secara klinis seperti skincare organik lokal maupun luar.

Mengapa? Untuk menghindari terjadinya iritasi pada kulit wajah. So am I, saya pun mulai concern saat memilih produk perawatan wajah. Apalagi yang digunakan setiap hari. Disadari atau tidak, kandungan pada skincare dan makeup yang kita pakai akan diserap oleh kulit wajah. Kalau cocok, pastilah wajah jadi cerah dan sehat.

Bagaimana jika sebaliknya? Wajah jadi kusam dan jerawatan. Dan, banyak yang bilang katanya skincare organik lebih bagus untuk kesehatan kulit wajah. APA SIH YANG JADI PERTIMBANGAN SAAT MEMILIH SKINCARE? Oke, sebagai mama muda dengan usia under 30’s, saya sangat peduli dengan kesehatan kulit wajah. Dirawat tiap hari aja kulit masih kusam, muncul bruntusan bahkan jerawat. Apalagi kalo gak dirawat ya kan?

Almost my daily skincares contain aloe vera. That’s why i choose this essence to try this at home. Packaging is informative enough. Ada keterangan varian produk, size, cara pakai, keterangan tentang manfaat produk, kandungan dan alamat wesbite Lacoco. Semua informasi disampaikan dalam 2 bahasa, bahasa indonesia dan bahasa inggris. Pada kemasan juga tercantum not tested on animals, strong research dan advaced tecknology.

Amazonian Charcoal Glow Mask. Senada dengan maknanya, Lacoco yang berarti kelapa. Isinya dibalut dalam box kertas berwarna cokelat dan hitam. Termasuk kemasan tube-nya pun berwarna coklat. Amazonian Charcoal Glow Mask dikemas dalam tube dengan tutup flip top anti tumpah. Kemasan 50 ml ini nyaman dibawa bepergian.

Apalagi saya termasuk orang yang wajib maskeran tiap hari. Kemasannya mini, gak makan tempat pula. Jodoh deh ketemu kamu! Hydrating Divine Essence. Dikemas dalam box kertas dengan segel saat pertama kali pembelian. Kemasan botolnya looks so luxury. Botol berwarna rose gold tanpa tutup ini cantik banget loh dear.

Responden mencari cara untuk menjaga kesehatan mental mereka dan mengembangkan kemampuan artistik seperti menggambar, menulis, dan seterusnya. Masa karantina menjadi masa paling berjaya bagi perkembangan video game dan nampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Game menjadi semacam sarana sosial baru yang mengisi kekosongan akan koneksi melalui dunia fantasi. Pada 2022, 40% remaja dan pemuda dewasa menginginkan lebih banyak tren video game. Sementara itu, 3 dari 10 menantikan orang lain melakukan livestream bermain video game. Meme menjadi medium yang menyediakan sedikit kepastian dan kontrol di masa penuh ketidakpastian ini.

Campuran antara ironi dan kejujuran menjadi kunci bagi supremasi meme. Anak-anak muda aktif dan melakukan aksi sosial secara online. Sebanyak 52% pengguna mengikuti akun-akun sosial pada 2021, menunjukkan betapa integralnya media sosial dan bagaimana info-info aktivisme dibagikan. Pengguna Instagram memiliki kecenderungan untuk vote lebih tinggi dibanding non-pengguna. Pada 2022, tren ini tidak akan berhenti. Demikianlah sekilas laporan Instagram terkait prediksi tren pada 2022. Laporan lengkap ini dapat diunduh melalui About pada laman resmi Instagram. Tertarik mencoba tren-tren ini?

Menyambut tahun 2022, Instagram merilis 2022 Instagram Trends Report sebagai panduan untuk melihat tren apa yang akan dibentuk Gen-Z di tahun ini. Instagram merupakan tempat di mana para pemuda, kreator, dan berbagai komunitas menjadi kunci dalam pembentukan tren-tren baru. Audience generasi baru ini, secara konsisten terus membentuk dan menciptakan tren-tren mereka sendiri di Instagram. Instagram mengintip dalam pemikiran Gen-Z untuk mempelajari tren dari berbagai kategori, seperti musik, fashion, kreator, beauty, social justice, dan sebagainya. Laporan ini dibuat melalui kolaborasi antara reporter Darian Symone Harvin bersama sejumlah Gen-Z yang berpengaruh untuk secara khusus membicarakan tren.

Maximalist Fashion: Setelah menghabiskan 2 tahun dalam karantina pandemi, para pemuda melakukan langkah berani mengenai pilihan gaya mereka, menggunakan fashion sebagai sarana mencari kebahagiaan, optimisme, dan ekspresi diri. Alternative fashion diprediksi akan jaya sekembalinya orang-orang ke dunia nyata. Menurut laporan ini, sebanyak 50% remaja dan anak muda berencana untuk mencoba sejenis fashion Dark Academia, Goblincore, dan Nostalgic.

Minimalist Face and Natural Beauty: Anak-anak muda kini menaruh perhatian lebih pada keamanan skincare yang mereka gunakan. Sekitar 1 dari 3 anak muda memiliki ketertarikan lebih untuk belajar dan membeli clean makeup/skincare di 2022. Seperti skincare berbahan tumbuhan, makeup vegan, dan menggunakan lebih sedikit produk kulit.

Digital Thrift Store Thrifting membantu kelangsungan dan kelestarian global dengan menggunakan kembali baju-baju bekas. Anak-anak muda, turut membantu “mengkurasi” dan menjual baju-baju semacam ini untuk publik. Pada 2022, sekitar 1 dari 4 orang ingin melakukan thrifting secara online melalui website. Sementara itu, dengan jumlah yang hampir sama, remaja dan pemuda dewasa ingin berkontribusi dengan menjual barang-barang bekas milik mereka secara online melalui media sosial. Banyak album musik telah mendayagunakan aspek visual di dalam karyanya. Perkembangan influencer naik hingga ke level yang hampir sama dengan selebriti. Sebanyak 4 dari 5 sepakat bahwa selebriti media sosial lebih berpengaruh pada budaya ketimbang selebriti yang dianggap lebih tradisional, seperti aktor.

Sementara itu, 1 dari 4 juga mengatakan bahwa influencer media sosial merupakan pengabar terpenting, tanpa melihat jumlah followersnya. Selama pandemi dan karantina, pekerja generasi terkini memiliki waktu untuk memikirkan kembali segala aspek dalam hidup mereka. Sebanyak 90% audience Gen-Z percaya bahwa pendidikan terbaik didapat dari pengalaman di dunia nyata. Mengingat besarnya biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh pendidikan tinggi, generasi ini benar-benar mempertimbangkan alternatif lain dalam pendidikannya.

Sebanyak 87% Gen-Z setuju bahwa terlalu banyak orang yang mengambil beberapa pekerjaan sekaligus hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu, 63% Gen-Z setuju bahwa COVID membuat mereka mempertimbangkan kembali career goal mereka. Para pemuda terus bereksperimen di dapur dan mencoba berbagai resep yang kompleks untuk melatih teknik memasak mereka.

Sebanyak 1 dari 5 pemuda dewasa tertarik untuk mencari tahu cara-cara mendapat bahan memasak. Tahun 2022 akan menjadi waktu yang bagus untuk meningkatkan kemampuan di dapur. Berolahraga di rumah masih menjadi tren harapan pada 2022, akan tetapi generasi ini telah sadar bahwa membicarakan kesehatan di masa kini telah melampaui aspek fisik saja.

Leave a Comment